Search
Close this search box.
Search

Pesta Demokrasi WALHI, Merawat Regenerasi Kepemimpinan Gerakan

WALHI adalah rumah besar gerakan lingkungan hidup di Indonesia. Dengan lebih dari 506 lembaga anggota dan 170 anggota individu yang tersebar di 29 provinsi, WALHI hadir sebagai kekuatan rakyat yang majemuk, lintas isu, dan lintas wilayah. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi WALHI dalam merawat tradisi regenerasi kepemimpinan di tingkat nasional. Di tengah dinamika politik, […]

Call for Paper Jurnal Tanah Air 2025 WALHI

Edisi Spesial Dengan Tema “Ekonomi Nusantara” Dalam sejarah panjang Indonesia, praktik ekonomi berbasis solidaritas, gotong royong, dan hubungan resiprokal dengan alam telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Nusantara. Namun, perjalanan sejarah juga mencatat bagaimana ekspansi kapitalisme ekstraktif secara sistematis merusak tatanan tersebut, menggantikannya dengan logika akumulasi, komodifikasi, dan eksploitasi. JTA edisi 2025 mengangkat tema “Ekonomi Nusantara” […]

Greenpeace: Banjir di Tengah Musim Kemarau Jadi Bukti Krisis Iklim Semakin Nyata

Curah hujan tinggi yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada periode Juli, yang seharusnya merupakan puncak musim kemarau, menjadi pertanda ancaman krisis iklim bukan lagi menjadi isapan jempol. Alih-alih memasuki musim kering, sejumlah daerah justru dilanda banjir tidak terkecuali Jabodetabek, dan kota Mataram di NTB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa dinamika atmosfer […]

Potret Penolakan Warga atas Rencana Reklamasi di Pulau Lae-Lae dalam Fakta Ekologi WALHI Sulsel

Buletin Fakta Ekologimerupakan publikasi yang awalnya dikembangkan dari serial ‘Fakta Ekologi’ yang terbit pertama kali pada bulan maret tahun 2023. Buletin ini diproduksi oleh Departemen Riset dan Keterlibatan Publik WALHI Sulawesi Selatan. Sama Halnya dengan buletin pada umumnya, Buletin Fakta Ekologi juga menyajikan rubrik yang terdiri dari empat bagian. Pertama, ada rubrik yang kami beri […]

WALHI Kecam Tindakan Intimidatif Brimob Polda Malut Terhadap Aktivis Lingkungan

Pada hari Senin, Tanggal 14 Juli 2025. WALHI Maluku Utara bersama Warga Kawasi, Kecamatan Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara menggelar aksi protes di Studio 6 XXI Jatiland terkait dengan pemutaran film dokumenter berjudul “Ngomi O Obi” yang diproduksi oleh TV Tempo dan PT. Harita Group pada hari Senin, Tanggal 14 Juli 2025. Diketahui bahwa […]

Teken MoU, Universitas Flores dan Tananua Flores Siap Hadapi Tantangan Lingkungan di Ende

Yayasan Tananua Flores dan Universitas Flores secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama, dan Implementation Agreement pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pedagogi, Lantai 3, Kampus 2 Universitas Flores, Ende. Penandatanganan ini menjadi bentuk konkret sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat sipil dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan […]

Praktek Ocean & Marine Grabbing di Indonesia Semakin Mengancam Masyarakat dan Lingkungan Hidup

Pengelolaan sumber daya pesisir dan laut merupakan bagian dari pengelolaan sumber daya alam Indonesia seperti dituangkan dalam UUD 1945, khususnya Pasal 33 Ayat 3.  Namun demikian, kekayaan alam pesisir, laut dan pulau kecil telah lama menjadi sasaran pembangunan ekonomi yang over exploitative, berorientasi profit serta capital growth yang nyatanya tidak membawa kemakmuran bagi rakyat.  Masyarakat […]

Jejak Kemandirian dari Pulau Terpencil: Harapan Baru dari Masi Masi

Pulau Masi Masi, yang terletak di Distrik Pantai Timur Bagian Barat, Kabupaten Sarmi, Papua, adalah pulau kecil dengan kekayaan sumber daya alam yang besar. Di Desa Artibe, yang berada di pulau ini, masyarakat hidup dari hasil bumi dan laut, seperti kelapa, ikan, lobster, dan teripang, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Salah satu komoditas yang […]

Nikel di Pulau Kecil Kabaena: Merusak Ekosistem, Menurunkan Kualitas Hidup Masyarakat

Pada sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Satya Bumi, Bagaimana Demam Nikel Menghancurkan Pulau Kabaena dan Ruang Hidup Suku Bajau?, menjelaskan persolaan pelik terhadap ruang hidup yang semakin hancur akibar pertambangan nikel di Pulau Kabaena. Laporan tersebut menyoroti ambisi hilirisasi nikel untuk kendaraan listrik yang telah nyatanya semakin mendegradasi pulau dan ekosistemnya. Sekitar 73% dari total […]