Partisipasi mahasiswa KKN-PPM UGM turut memperkaya warna perayaan Hari Mangrove Sedunia (IMD) 2025 di Kampung Atuka melalui kolaborasi lintas elemen masyarakat, termasuk aparat pemerintahan kampung, tetua adat, siswa-siswi SD dan SMP, kaum perempuan, serta seluruh warga.
Perayaan diawali dengan kegiatan “telusur mangrove”, masyarakat bersama peserta kegiatan menyusuri kawasan mangrove, mengenali fungsi vitalnya sebagai sumber kehidupan yang menghidupi Kampung Atuka.
Melalui berbagai permainan edukatif seperti jelajah mangrove, mystery box mangrove, dan Wheel of Knowledge, siswa-siswi diajak untuk mengenal dan menanamkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir, khususnya hutan mangrove.

Kegiatan ini juga menghadirkan demonstrasi pembuatan sabun dari bahan dasar mangrove, atau “Yapareke” dalam bahasa Kamoro. Diperuntukkan bagi remaja dan perempuan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan potensi ekonomi lokal dan melahirkan agen perubahan yang memahami manfaat ekologis dan ekonomis Yapareke.
Sebagai penutup, masyarakat diajak menyaksikan pemutaran film edukatif dan dokumenter seputar hutan dan mangrove, termasuk tayangan dokumenter terbaru dari Blue Forests, guna memperluas pemahaman dan apresiasi terhadap ekosistem mangrove secara visual dan emosional.