Search
Close this search box.
Search

Kolaborasi Pemerintah dan Yayasan LINI dalam Pengelolaan Gurita Berkelanjutan di Kecamatan Totikum Selatan

Kegiatan Peresmian Penutupan Sementara Penangkapan Gurita Siklus Ke-4 dilaksanakan pada 17 Oktober 2025 bertempat di Balai Pertemuan Rakyat (BPR) Desa Kalumbatan. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Totikum Selatan, BPD, Pemerintah Desa Kalumbatan dan Desa Lobuton, Kelompok Nelayan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Nelayan gurita di Desa Kalumbatan dan Desa […]

Memperkuat Peran Masyarakat Sipil di KTI Mendorong Perlindungan Ekosistem Penting serta Pengakuan Hak Masyarakat Di Wilayah Pesisir, Laut dan Pulau Kecil

Jaring Nusa, sebuah aliansi organisasi masyarakat sipil di Kawasan Timur Indonesia yang selama ini giat menyuarakan kondisi serta kebijakan perlindungan dan pengakuan hak-hak masyarakat serta wilayah kelola rakyat di pesisir laut dan pulau kecil,  menyelenggarakan pertemuan tahunan ke-4 atau dikenal sebagai Coastal and Small Islands People Summit. Beranggotakan 18 organisasi yang tersebar di region Sulawesi, […]

Tanpa Rakyat, Tanpa Keadilan Iklim: Kritik WALHI terhadap Second NDC Indonesia

Pemerintah Indonesia tidak melakukan penyusunan second NDC dengan memperhatikan prisip partisipasi bermakna. Proses penyusunan draf second NDC ini tidak dimulai dengan melibatkan semua unsur masyarakat secara menyeluruh. Bahkan dokumen dibuka dan disosialisasikan ke publik secara terbatas dalam rentang waktu relatif singkat, kurang dari satu bulan pembukaan UNFCCC. Selain itu, secara substansi draf second NDC  tidak mencerminkan tuntutan keadilan iklim, terdapat […]

Kondisi Terumbu Karang di Kepulauan Spermonde: Naik, Tapi Masih Rentan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam E3S Web of Conferences MaCiFIC 2021 mengungkapkan bahwa kondisi terumbu karang di perairan Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan, menunjukkan peningkatan tutupan karang hidup dalam kurun waktu 2015 hingga 2018. Meski begitu, status keseluruhan ekosistem terumbu karang di kawasan ini masih berada dalam kategori “sedang” (moderate) dan membutuhkan perhatian serius untuk pemulihan […]

Kolaborasi Melalui Posko Aduan Aktivitas Ilegal yang Merusak Lingkungan di Sulawesi Selatan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan bersama Lembaga Bantuan Hukum dan HAM (PBHI) Sulsel, LPA HPPMI Maros, Yayasan Peduli Lingkungan, dan Lapar Sulsel meluncurkan Posko Aduan Aktivitas Ilegal yang Merusak Lingkungan di Sulawesi Selatan. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan atas semakin maraknya praktik-praktik ilegal seperti pertambangan, perkebunan, dan perumahan yang merampas ruang hidup rakyat […]

Launching Buku WALHI, Bencana Ekologis: Mereduksi Risiko, Memulihkan Indonesia

Bencana bukan kutukan. Ia bukan kehendak langit, bukan murka alam yang datang tiba-tiba tanpa sebab. Bencana adalah konsekuensi. Ia lahir dari keputusan-keputusan yang dibuat manusia—atau lebih tepatnya, oleh segelintir manusia—di ruang-ruang kekuasaan yang jauh dari pandangan rakyat, tapi dekat dengan kepentingan modal. Di negeri ini, bencana bukan sekedar gempa, banjir, atau longsor. Ia menjelma dalam […]

Renstra Tananua 2025: Dari Refleksi Menuju Aksi Nyata

Proses penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Tananua 2025 menjadi momentum penting yang membawa semangat baru dalam cara kerja lembaga. Setelah melalui tiga tahap panjang yang berlangsung selama enam bulan, seluruh proses akhirnya tiba pada puncak refleksi bersama. Proses ini tidak hanya menghasilkan dokumen strategis, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, semangat belajar, dan komitmen bersama untuk membawa […]

Refleksi Hari Kesehatan Mental: Ketika Krisis Iklim Menguji Mental Pesisir Makassar

“Deh, panasnya kaue Makassar; 5 Mataharinya ini Makassar; Panas memang tong ini Kota Daeng” Kalimat di atas hanyalah sebagian kecil dari berbagai keluhan warga Makassar yang dapat baca di media sosial, obrolan di warung kopi bahkan dalam pertemuan ilmiah sekalipun. Nyatanya, cuaca yang panas memang kita rasakan dalam beberapa pekan terakhir. Suhu yang tinggi membuat […]

Mikroplastik Ditemukan di Bawah Permukaan Laut Kepulauan Indonesia, Ambon Jadi Titik Tertinggi

Penelitian terbaru yang terbit di jurnal Frontiers in Marine Science mengungkapkan bahwa mikroplastik tidak hanya mengapung di permukaan laut, tetapi juga menyebar hingga kedalaman lima meter di perairan kepulauan Indonesia. Penelitian berjudul “Microplastic occurrence in sub-surface waters of the Indonesian archipelago” dipublikasikan pada Maret 2024 oleh tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang […]