Peresmian Kawasan Penutupan Sementara Pantai Borong-borong, Kabupaten Selayar

Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) bekerjasama dengan Pemerintah Desa Mekar indah, KUB Karya Bahari, Babinkantibmas Desa Mekar Indah, Babinsa Desa Mekar Indah, Dinas Perikanan Selayar, Cabang Dinas Kelautan Selayar menggelar peresmian kawasan penutupan sementara Pantai Borong-borong, Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar. Andi Anugrah Putra, dari Yayasan LINI menjelaskan jika kegiatan ini didasari […]

WALHI Kritik Izin Pertambangan Untuk Ormas Keagamaan

Agenda Pekan Rakyat Lingkungan Hidup 2024 yang diselenggarakan WALHI di Padarincang, Banten menjadi momen untuk mengingatkan kembali betapa besarnya dominasi kekuatan ekonomi politik “pebisnis sumber daya alam” yang secara langsung akan mempengaruhi dinamika lingkungan hidup dan sosial di masyarakat. Pada momen istighosah akbar yang merupakan bagian dari rangkaian Pekan Rakyat Lingkungan Hidup yang  digelar pada […]

Masyarakat Pesisir bersama WALHI Desak Cabut PP 26 Tahun 2023 dan Tolak Ekonomi Biru

Pada peringatan Hari Laut se-dunia tahun 2024, masyarakat pesisir Indonesia bersama dengan WALHI, menyampaikan desakan kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut, serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 33 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 […]

Ekonomi Biru Langgengkan Perampasan Ruang Laut

Manajer Kampanye Pesisir, Laut, dan Pulau-Pulau kecil Eksekutif Nasional WALHI, Parid Ridwanuddin menyampaikan bahwa ekonomi biru bukanlah solusi untuk tata kelola laut di Indonesia, mengingat secara mendasar laut di Indonesia masih diposisikan sebagai ruang kompetisi terbuka (mare liberum). Doktrin mare liberum atau Laut Bebas digagas–yang oleh Hugo de Groot alias Hugo Grotius, seorang ahli hukum Belanda–dipadukan dengan […]

Konflik Rung, WALHI Maluku Utara Menyoroti Pesisir Halmahera

Maluku Utara di pertengahan tahun 2024 tengah diwarnai dengan sejumlah konflik ruang yang melibatkan masyarakat tempatan dengan korporasi baik disektor pertambangan, kehutanan, perkebunan monokultur maupun kepentingan lainnya. Masyarakat yang tinggal di pesisir Halmahera (Oberera manyawa) dan yang mendiami hutan Halmahera (O’hongana mayawa) perlahan terusik dengan adanya konsesi pertambangan seluas 75.422 hektar dari 28 IUP nikel […]

WALHI Sulsel: Tidak Ada Kesejahteraan Rakyat Di Tengah Kerusakan Lingkungan Hidup

Salam Adil dan Lestari Buletin Fakta Ekologi merupakan publikasi yang awalnya dikembangkan dari serial ‘Fakta Ekologi’ yang terbit pertama kali pada bulan maret tahun 2023. Buletin ini diproduksi oleh Departemen Riset dan Keterlibatan Publik WALHI Sulawesi Selatan. Sama Halnya dengan buletin pada umumnya, Buletin Fakta Ekologi juga menyajikan empat rubrik diantaranya Alarm SulSel (informasi seputar lingkungan […]

Kehidupan Nelayan Skala Kecil yang Semakin Rentan, Upaya Perlindungan Mutlak Dilakukan

Persoalan multidimensi pada tata kelola lingkungan hidup dan krisis iklim melahirkan berbagai bencana ekologis. Mereka yang hidup di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya masyarakat nelayan tidak luput dari berbagai dampak bencana ekologis dan persoalan iklim.  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melansir jumlah populasi nelayan pada 2022 mencapai 2.401.540 jiwa nelayan  Jumlah populasi nelayan itu […]

Pengukuhan Kelompok POKMASWAS Gurita Kalumbatan Jaya Desa Kalumbatan

Nelayan Desa Kalumbatan mengeluhkan penurunan jumlah produksi tangkapan mereka sejak lima tahun terakhir, para nelayan harus melakukan penangkapan ikan pada area yang cukup jauh dengan durasi perjalanan rata-rata 2-3 jam, menggunakan BBM 2-5 liter sekali melaut, dengan hasil tangkapan yang terkadang tidak dapat menutupi pengeluaran harian para nelayan. Menurunnya hasil tangkapan diduga akibat kerusakan lingkungan […]

Tananua Gelar Umpan Balik Data Gurita Bersama Masyarakat di Ende

Ende, Tananua Flores| Demi menjaga kepercayaan masyarakat pesisir dan keterlibatan masyarakat dalam proses pendataan perikanan, kali ini Pendamping Lapangan Tananua Flores dan juga Enumerator Pendata Lakukan Umpan balik data di desanya masing-masing. Umpan balik data gurita maupun ikan bertujuan untuk masyarakat desa dampingan bisa mengetahui sejauh mana data yang dikumpulkan dan bagaimana menggunakan data tersebut […]