Kolaka Utara yang Digempur Hilirisasi Nikel Melalui Indonesia Pomalaa Industry Park

Saat ini, masyarakat di Kabupaten Kolaka, khususnya di Kecamatan Pomalaa, tengah diliputi rasa gelisah dan takut akibat adanya bendungan konsesi tambang nikel yang berada di wilayah mereka. Keresahan ini muncul sebagai dampak dari program ambisius “HILIRISASI” yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia, yang justru membuka pintu bagi investasi asing untuk mengeksploitasi sumber daya mineral di Kolaka. […]
KPA Kecam Vonis Penjara Masyarakat Sikka yang Dianggap Sebagai Teror Negara Pada Masyarakat Adat

Konsorsium Pembaruan Agraria mengecam keras vonis penjara terhadap 8 (delapan) orang Masyarakat Adat Suku Soge Natarmage – Giban Runut. Pengadilan Negeri (PN) Maumere dengan nomor perkara 1/pid.b/2025/PN menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada warga. Warga merupakan korban kriminalisasi PT Krisrama dengan tuduhan mencabut dan merusak plang milik perusahaan yang berada di bawah Keuskupan Maumere tersebut. […]
Riset Dampak Perubahan Iklim dan Penambangan Pasir Laut di dua Pulau di Kepulauan Spermonde, LP3M dan WALHI Sulsel Gelar Diseminasi

Lembaga Pengkajian Pedesaan Pantai dan Masyarakat (LP3M) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan telah melakukan riset terkait dengan Dampak Perubahan Iklim dan Penambangan Pasir Laut di dua Pulau di Kepulauan Spermonde yakni Pulau Kodingareng dan Pulau Barrang Caddi. Riset ini merupakan agenda monitoring lima tahunan dampak penambangan pasir laut bagi lingkungan dan masyarakat. […]
AMAN Desak Pembentukan Perda Perlindungan dan Pengakuan Hak Masyarakat Adat di Sulawesi Utara

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) bersama sejumlah Komunitas Masyarakat Adat dan Budaya Sulawesi Utara mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh Kabupaten/Kota untuk segera membentuk sekaligus mensahkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan dan Pengakuan Hak Masyarakat Adat. Desakan ini disampaikan Masyarakat Adat Sulawesi Utara pada peringatan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) dan Perayaan Ulang Tahun […]
Jaga Kelestarian Laut, Masyarakat Pulau Barrang Caddi Tetapkan Wilayah Perlindungan

Masyarakat Pulau Barrang Caddi, Kota Makassar, yang diinisiasi oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Sipakatau bersama Kelompok Pelestari Penyu, kelompok perempuan, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, dan kelompok nelayan, bersama-sama menyepakati penetapan wilayah Daerah Perlindungan Laut (DPL), Selasa (25/03/2025). Kesepakatan ini ditandatangani oleh masyarakat di Kantor Kelurahan Barrang Caddi dan turut disaksikan serta ditandatangani para pihak yang […]
Mempertahankan Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan Melalui Wilayah Buka Tutup Desa Popisi, Kabupaten Banggai Laut

Pemerintah Desa Popisi, KUB Laut jaya, KUB Sinar Laut, Pokmaswas Desa Popisi, dan Yayasan LINI menggelar Pembukaan Wilayah Buka Tutup Desa Popisi, Kec. Banggai Utara, Kab. Banggai Laut, Sulawesi Tengah pada Jumat (7/03/2025). Kegiatan ini merupakan upaya mendukung dan mewujudkan pengelolaan sumber daya perikanan gurita yang berkelanjutan, untuk mendukung peningkatan hasil tangkapan nelayan dan mewujudkan […]
Belajar dari Masyarakat Kawasan Timur Indonesia yang Berdaulat dan Mandiri

Econusa dalam kerja-kerjanya terus mendorong pengembangan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat madani, sambil mengembangkan strategi-strategi yang relevan dan fasilitasi upaya advokasi, kampanye, komunikasi, dan pelibatan pemangku kepentingan, termasuk para pembuat kebijakan di Tingkat regional dan nasional. Econusa yang dibentuk pada 21 Juli 2017 ini telah melakukan beragam upaya untuk mencapai tujuan tersebut samil memperkuat inisiatif […]
Ekosistem Hutan Hujan-Danau Towuti Terancam Ekspansi Nikel di Luwu Timur

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkapkan sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang industri ekstraktif alias tambang mineral (nikel) melakukan ekspansi besar-besaran di sekeliling Danau Towuti, Luwu Timur. Industri nikel itu adalah PT Paramos Rezeki Indah, PT Virgo Puspita Lestari, PT Era Marpadot, PT Maduma Asih Pratama, PT Sanroy Mitra Bersaudara, dan PT […]
Japesda Mendokumentasikan Program Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan dalam Bentuk Handbook

Japesda telah melakukan pendampingan terhadap masyarakat khususnya nelayan gurita skala kecil di Banggai. Ketiga desa dampingan Japesda secara kolektif telah menutup daerah penangkapan ikan sebanyak 7 kali dengan luas 811 hektar tersebar di wilayah Desa Uwedikan 147 hektar, Torosiaje 574 hektar, dan Kadoda 90 hektar. Penutupan ini didukung oleh pemerintah desa dan daerah. Hal ini menunjukkan […]