Memperkuat Kedaulatan Ruang Laut dan Perlindungan Hak Nelayan Tradisional di Kawasan Timur Indonesia

Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia (KTI) menyelenggarakan kegiatan sharing session secara daring dengan tema utama “Ragam Permasalahan dan Tantangan dalam Upaya Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Pesisir dan Lingkungan Perairan Laut KTI”. Kegiatan strategis ini menghadirkan Harlym Raya Maharbhakti, S.Pi., M.Sc., selaku Kepala Subdirektorat Pengawasan Pemanfaatan Ruang Laut, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), […]

Potret Getir Nelayan Teluk Poh di Tengah Hilirisasi Nikel Banggai

Di balik deru mesin dan ambisi hilirisasi nikel yang sedang digenjot pemerintah di Kawasan Timur Indonesia, terdapat luka ekologis yang menganga di pesisir Kabupaten Banggai. Teluk Poh dan Siuna, yang dulunya merupakan lumbung pangan bagi nelayan tradisional dan komunitas Bajo, kini berubah menjadi saksi bisu kehancuran ekosistem akibat ekspansi industri ekstraktif yang masif. Dalam sharing […]

Kepungan Industri di Jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia

Kawasan Timur Indonesia (KTI) adalah benteng terakhir keanekaragaman hayati laut dunia. Dengan lebih dari 10.000 pulau atau sekitar 57 persen dari total pulau di Indonesia. Wilayah ini merupakan rumah bagi 544 hingga 553 spesies terumbu karang yang terkonsentrasi di Raja Ampat, Laut Sulawesi, dan perairan Halmahera. Namun, status sebagai jantung Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) […]

Antara Privatisasi, Kriminalisasi, dan Ironi Ekologi di Balik Megaproyek Pariwisata Sulawesi Utara

Kawasan Timur Indonesia (KTI) kini tengah digenjot sebagai motor baru ekonomi nasional melalui berbagai skema Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Namun, di balik narasi kesejahteraan dan investasi triliunan rupiah, tersimpan potret muram masyarakat pesisir yang kehilangan ruang hidup, akses terhadap sumber daya, hingga ancaman kriminalisasi. Hal ini terungkap dalam sharing […]

Nestapa Masyarakat Kepulauan di Tengah Kepungan Industri Nikel Maluku Utara

Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia (KTI) kembali menggelar sharing session daring dengan tema “Ragam Permasalahan dan Tantangan dalam Upaya Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Pesisir dan Lingkungan Perairan Laut KTI” pada Senin (25/5/2026). Diskusi ini menyoroti potret kritis wilayah Maluku Utara yang kini menjadi pusat eksploitasi nikel besar-besaran di Indonesia. Hadir sebagai narasumber, Astuti N. Kilwouw, Direktur […]

Akademisi Ilmu Kelautan Universitas Khairun, Abdul Motalib Menegaskan Laut adalah Ibu Kita yang Harus Dilindungi

“Laut adalah ibu kita. Merusak laut Kawasan Timur Indonesia berarti memutus urat nadi kehidupan bangsa Indonesia,” terang Abdul Motalib Angkotasan dalam sharing session Jaring Nusa pada Senin (25/5/2026). Dalam paparannya, Abdul Motalib yang merupakan akademisi Ilmu Kelautan dari Universitas Khairun Ternate menekankan bahwa KTI adalah jantung dari kekayaan laut dunia karena berada di kawasan segitiga […]

Super El Niño 2026 Ancam Pesisir, WALHI Soroti Krisis Ekologis dan Ketimpangan Akses Laut

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengingatkan bahwa El Niño bukan sekadar soal cuaca ekstrem, tapi juga berkaitan dengan krisis sosial dan ekologis di wilayah pesisir dan kepulauan. Berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), El Niño dapat memicu fenomena upwelling—naiknya air laut dari dasar ke permukaan—yang berpotensi meningkatkan produktivitas perikanan. WALHI menyatakan bahwa lonjakan potensi […]

Pemuda Negeri Liang Lakukan Transplantasi Karang Perdana, Tanam 60 Bibit di Laut Liang

Empat pemuda asal Negeri Liang melaksanakan penyelaman perdana dalam kegiatan transplantasi karang sebagai bagian dari Project Liang yang digagas oleh Jala Ina sejak tahun 2024 pada Sabtu (16.5/2026). Dalam kegiatan perdana ini, sebanyak 60 bibit karang berhasil ditanam di perairan Negeri Liang. Selain melakukan penanaman, para pemuda juga melakukan monitoring terhadap karang-karang yang sebelumnya telah […]

Perjuangkan Hak Tenurial, JAPESDA Bentuk Sekolah Advokasi Pesisir untuk Suku Bajo

Kawasan pesisir dan laut yang menjadi ruang hidup masyarakat Bajo di Tilamuta, Gorontalo, kian menyempit. Ruang gerak nelayan perlahan dibatasi oleh reklamasi pelabuhan, ekspansi pariwisata, hingga kebijakan tata ruang yang tidak berpihak pada masyarakat lokal, adat, hingga tradisional. Berdasarkan cerita turun-temurun, masyarakat Bajo di Tilamuta telah bermukim di kawasan tersebut sejak 1890-an. Namun, klaim itu […]