Bahas Persoalan Pangan, Tananua Flores Gelar Pertemuan Petani dan Nelayan

Bahas Persoalan Pangan, Tananua Flores Gelar Pertemuan Petani dan Nelayan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yayasan Tananua Flores menggelar pertemuan dengan petani dan nelayan di Desa Mbo Bhenga, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende pada 9-12 Desember 2022. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin yang digelar untuk menggali persoalan pangan baik di pangan lokal di darat dan pangan di laut. 

Bernadus Sambut, Direktur Tananua Flores menyampaikan pertemuan ini membahas persoalan pangan petani dan nelayan. Selain itu pertemuan ini juga membahas terkait lingkungan hidup dan kehutanan.

“Ini pertemuan semesteral petani dan nelayan yang oleh Tananua Flores dilakukan setiap enam bulan dan tempat pertemuannya berpindah dari satu desa ke desa lain sesuai kesepakatan para petani dan nelayan,” ungkapnya.

“Kegiatan ini merupakan wadah bagi petani dan nelayan sebagai pembelajaran bersama. Momen ini petani dan nelayan saling membagi pengalaman tentang baik kesuksesan maupun tantangan yang selama 6 bulan sebelumnya,” tambahnya.

Sementara di wilayah laut petani dan nelayan juga membahas terkait pengelolaan wilayah pesisir dan juga konservasi wilayah pesisir untuk menjaga sumber daya laut yang lestari.

“Di wilayah pesisir nelayan berbagi tentang proses pengelolaan wilayah pesisir yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Petani dan nelayan saling belajar dan saling berbagi pengalaman produksi pangan lokal di masing-masing desa. Antara petani dan nelayan juga membahas isu pola konsumsi pangan lokal yang terjadi saat ini.

Sebanyak 27 desa dampingan Tananua Flores baik dari desa yang ada di hulu maupun desa di pesisir yang menjadi peserta. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari. Pada hari pertama dimulai dengan perkenalan dan penyerahan kontribusi dari setiap desa. 

Hari kedua pemaparan materi dari narasumber. Sore dan malamnya petani diberi kesempatan untuk bercerita tentang pekerjaan atau kesuksesan dan tantangan yang mereka hadapi selama 6 bulan lalu.

Hari ketiga praktek lapangan dengan melakukan kegiatan penanaman kayu/anakan bambu disekitar mata air untuk perlindungan air, P3S kopi dan praktek pengolahan pangan lokal untuk mendukung gizi masyarakat. 

Pemerintah Desa Mbo Bhenga yang telah bekerja penuh dalam menyukseskan rapat semesteran petani dan nelayan dari desa-desa dampingan Tananua. Camat Nangapanda Irwan Nua memberikan apresiasi kepada panitia dan pemerintah desa Mbo Bhenga yang telah bekerja penuh dalam menyukseskan rapat semesteran petani dan nelayan dari desa-desa dampingan Tananua Flores.

 

Penulis: Muhammad Riszky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *