Perkuat Ekosistem Laut Maluku, Jala Ina Teken MoU dengan Jemaat GPM Souhuru

Perkuat Ekosistem Laut Maluku, Jala Ina Teken MoU dengan Jemaat GPM Souhuru

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Krisis iklim dan kerusakan laut semakin terlihat beberapa tahun belakangan. Berdasarkan rilis dari Jaring Nusa mengungkap dampak krisis iklim telah menyebabkan 199 Kabupaten/Kota pesisir di Indonesia akan terkena banjir pada 2050. Lebih dari 12.000 desa pesisir di Indonesia terancam akibat naiknya permukaan air laut yang mencakup sekitar 118 ribu hektar wilayah pesisir akan terendam air laut.

Berbagai upaya harus dilakukan semua pihak untuk mencegah kerusakan laut utamanya di perairan Maluku. WALHI dalam laporannya mengungkap jika sebanyak 1.064 desa pesisir di Maluku terancam tenggelam akibat krisis iklim.

Mengingat pentingnya menjaga ekosistem laut dari ancaman krisis iklim membuat Yayasan Jaga Laut Indonesia (JALA INA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Majelis Jemaat GPM Souhuru di Pelataran Gereja, Hative Besar, Ambon (23/11/2022).

Penandatanganan MoU ini dihadiri Direktur Data, Informasi dan Kampanye Jala Ina, Yuniar Sakinah Waliulu, serta dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Souhuru, Pdt. S. Heumasse. M.TH. Kegiatan pertama yang akan dilaksanakan sebagai realisasi MoU ini adalah transplantasi karang tahap II yang dilaksanakan di Hative Besar pada Pukul 12.00 WIT.

Direktur Konservasi Jala Ina, Fahrul Barcinta mengatakan, MoU ini merupakan upaya bersama untuk menyelamatkan ekosistem karang di Ambon.

“Penandatanganan MoU kesepakatan kerjasama sebagai mitra kerja dan pendampingan ini merupakan Program dan Kegiatan Strategis Seksi Pengembangan Oikumene Semesta Sub Seksi Lingkungan Hidup dan Keutuhan Ciptaan yaitu Transplantasi Karang,” ungkapnya.

Dalam kegiatan transplantasi karang ini, Jala Ina diwakili oleh tim Karang Nusantara yakni Fahrul Barcinta dan Yudha bersama dengan beberapa warga jemaat melakukan transplantasi sebanyak 100 bibit karang.

 

*Rilis dari Jala Ina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *